You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Akan Kembangkan Sistem Komunal untuk Sanitasi
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

DKI akan Kembangkan Sistem Komunal untuk Sanitasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengembangkan sistem komunal untuk sanitasi di Ibukota.

Warga yang sudah punya toilet tapi belum ada septic tank itu juga menjadi perhatian. Kami akan menyiapkan septic tank-nya

Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Oswar Muadzin Mungkasa mengatakan, Pemprov DKI Jakarta berencana membangun sistem perpipaan untuk air limbah di 15 zona. Targetnya pada 2050, sebanyak 80 persen area Jakarta telah dilayani sistem perpipaan.

Pengelolaan Air Limbah Perpipaan akan Dibenahi

"Tapi ini masih lama. Sambil menunggu itu kami akan kembangkan sistem-sistem komunal. Nanti sistem komunal ini bisa menyambung ke perpipaan," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (12/7).

Dikatakan Oswar, hingga kini di Ibukota tercatat masih ada sebanyak 37 ribu warga yang BAB di sembarang tempat. Khususnya mereka yang tinggal di aliran sungai hingga menyebabkan terjadinya pencemaran.

"Intinya dalam waktu lima tahun, paling lambat 400 ribu orang Jakarta yang BAB sembarangan itu tidak ada lagi," ucapnya.

Oswar menambahkan, ada dua sistem komunal yang bisa dikembangkan di Ibukota. Pertama toilet komunal dan kedua septic tank komunal yang bisa digunakan untuk beberapa kepala keluarga.

"Warga yang sudah punya toilet tapi belum ada septic tank itu juga menjadi perhatian. Kami akan menyiapkan septic tank-nya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5836 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2354 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2108 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1696 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1598 personNurito